Lokasi: Kesehatan >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Kesehatan1469 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/u024fdcep.html
Artikel Terkait
Deky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
KesehatanAKP Deky Jonatan Sasiang telah menjalani penempatan khusus (Pansus) sejak 25 April lalu karena diduga terlibat jaringan sindikat narkoba di Kabupaten, sehingga ancaman sanksi tertinggi yang bakal diterima berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). "Pelanggarannya maksimal nanti tuntutannya adalah PTDH....
Baca SelengkapnyaPolda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
KesehatanKepolisian mengamankan empat warga negara asing asal China serta satu warga negara Indonesia dalam operasi pengungkapan kasus narkotika di dua lokasi berbeda. Kelima tersangka yang diamankan masing-masing berinisial GY (40), LY (38), LZ (40), YJ (43), dan A (47)....
Baca SelengkapnyaDokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
KesehatanPemeriksaan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026), berfokus pada penentuan apakah korban masih hidup atau sudah meninggal saat dibuang oleh para terdakwa. Dalam persidangan, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- Long Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol
Artikel Terbaru
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Biru, DLH Lakukan Penyelidikan
3 Oknum TNI Gagal Bayar Rp5,8 Miliar, Digugat Perdata
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Polda Metro Tangkap Empat WNA dan Satu WNI Pengedar Narkotika
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan