Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hiburan9268 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/trxffcaht.html
Artikel Terkait
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
HiburanSeorang siswa SD dari Desa Lenek Baru, Kecamatan Lenek, Lombok Timur meninggal dunia diduga setelah meniru aksi freestyle yang viral. Kepala Kepolisian Subsektor (Kapolsubsek) Lenek, Ipda Alam Prima Yogi, mengungkapkan korban adalah murid kelas 1 di SDN 3 Lenek Baru berinisial HIW....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
HiburanTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
HiburanPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kemenkeu Bantah Video Viral Menkeu Tawarkan Bantuan Modal
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro soal Gelar Palsu
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Artikel Terbaru
Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Tautan Sahabat
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
- Polda Metro Periksa Saksi Laporan TAUD Andrie Yunus
- Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Polda Metro Jaya Terima Laporan Dugaan Pidana Serikat Pekerja
- Libur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi