Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Pendidikan33917 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tpuzca9yt.html
Artikel Terkait
Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
PendidikanDirektorat Reserse Narkoba kembali mengguncang publik dengan penangkapan seorang tersangka berinisial OH pada awal Mei 2026. Penangkapan ini bukan kali pertama bagi OH, sehingga membuat keluarganya, khususnya kakak kandung bernama S, mengalami syok berat....
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
PendidikanDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
PendidikanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Neymar Cedera, Misi Juara Brasil, Samai Jejak Pele
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Artikel Terbaru
Netflix Rilis Trailer dan 6 Lagu Night Shift for Cuties
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Tautan Sahabat
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- Jurnalis dan Aktivis Indonesia Difoto Sebelum Ditangkap Israel
- Menlu Minta Doa, Akses ke 9 WNI Ditahan Israel Terkendala
- KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
- 9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
- Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
- Bamsoet Bahas Regulasi Transportasi Online di Sidang Borobudur
- Hukum Kurban Anak Kambing dan Sapi Idul Adha
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
- Kementerian HAM: Revisi UU HAM Masih Uji Publik