Lokasi: Pendidikan >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Pendidikan8486 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tephckr2f.html
Artikel Terkait
Persib Bandung Kena Denda Rp 3,5 Miliar dan Sanksi AFC
PendidikanAFC menjatuhkan sanksi berat kepada Persib Bandung terkait kerusuhan suporter dalam laga ACL Two melawan Port FC di Stadion Si Jalak Harupat. Komite Disiplin dan Etik AFC mendenda klub sebesar USD 20....
Baca SelengkapnyaPreeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
PendidikanTekanan darah tinggi saat kehamilan atau preeklampsia menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian ibu dan 500 ribu kematian janin setiap tahun di dunia. Tingginya risiko tersebut mendorong edukasi mengenai preeklampsia semakin penting, terutama bagi perempuan usia produktif....
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
PendidikanTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Lautaro Sejajar Legenda, Chivu Dua Kali Double Winner
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Tautan Sahabat
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya