Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Pendidikan23 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/tdbim9c5b.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Berikutnya: EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Artikel Terkait
Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
PendidikanNapoli mengamankan tiket Liga Champions setelah mengalahkan Atalanta dengan skor 2-0 di Stadion Diego Armando Maradona, Naples. Federico Bernardeschi (9') lebih dulu mencetak gol, yang kemudian digandakan via penalti Riccardo Orsolini (34')....
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
PendidikanKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
Baca SelengkapnyaMoya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
PendidikanMoya-moya, penyakit langka yang namanya unik dan berasal dari bahasa Jepang yang berarti "kepulan asap", bisa memicu stroke pada orang muda yang tampak sehat tanpa faktor risiko. dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Borneo FC Tertahan 0-0, Gagalkan Hattrick Persib Meredup
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Artikel Terbaru
Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Tautan Sahabat
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya