Lokasi: Olahraga >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Olahraga24196 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/t7bpbtxmc.html
Artikel Terkait
Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
OlahragaIdul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada 10 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026, sementara Pemerintah Indonesia akan mengumumkan hasil resmi melalui sidang isbat. Penetapan ini merujuk pada perhitungan hisab astronomi global menggunakan Parameter Kalender Global (PKG), sebuah sistem yang dikembangkan untuk menyatukan penentuan awal bulan Hijriah bagi umat Islam di berbagai negara tanpa bergantung pada batas geografis, melainkan berdasarkan prinsip visibilitas hilal secara global....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaDeky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
OlahragaAKP Deky Jonatan Sasiang telah menjalani penempatan khusus (Pansus) sejak 25 April lalu karena diduga terlibat jaringan sindikat narkoba di Kabupaten, sehingga ancaman sanksi tertinggi yang bakal diterima berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). "Pelanggarannya maksimal nanti tuntutannya adalah PTDH....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
OlahragaBMKG merilis prakiraan cuaca Kota Pontianak pada Senin, 18 Mei 2026, dimulai dengan kondisi cerah pada pukul 07. 00 WIB dan 10....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Prakiraan Cuaca Sorong 17 Mei 2026: Hujan Ringan
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Besok
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- Polisi Tewas Tabrak Truk Parkir Rusak di Konawe
- Pimpinan Ponpes Ponorogo Tersangka Cabuli 11 Santri
- Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Kalbar Diminta Diulang
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang