Lokasi: Bisnis >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Bisnis81 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/se6wk3iwy.html
Artikel Terkait
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
BisnisDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaSurvei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
BisnisSurvei terbaru yang dipublikasikan CNET pada 12 Mei 2026 menunjukkan hanya 13 persen pemilik smartphone yang tertarik mengganti perangkat mereka. Angka tersebut sedikit lebih tinggi untuk pengguna Apple iPhone....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaJepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
BisnisKepulauan Senkaku yang dipersengketakan menjadi salah satu contoh sengketa wilayah yang dimanfaatkan dalam propaganda pro-China. Menurut para pengamat, perkembangan AI membuat operasi propaganda pada masa depan semakin sulit dikenali masyarakat umum....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- BSI Scholarship Dibuka untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa
- Purbaya Sebut Pelemahan Rupiah Tak Seperti 1998
- Nadiem Makarim Tahanan Rumah, Dipasang Gelang Deteksi
- Ditjen Pas Konfirmasi Beasiswa S2 Ferdy Sambo dari STT Global Glow
- Profil Sigit, Dirut PT Pindad Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden
- 20 Mei 2026 Hari Kebangkitan Nasional Indonesia
- BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
- Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
- Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
- MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir