Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Gaya Hidup8865 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/sdh096e8b.html
Artikel Terkait
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Gaya HidupDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Gaya HidupAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Gaya HidupAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Artikel Terbaru
Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Tautan Sahabat
- Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
- Arne Slot Pastikan Tetap Latih Liverpool Musim Depan
- Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
- Borneo FC Tertahan 0-0, Gagalkan Hattrick Persib Meredup
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Laga Kandang
- Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
- 2 Bek Arsenal Diragukan Tampil di Perburuan Gelar Liga
- Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
- 3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia