Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Pendidikan97358 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/s8vpex7mb.html
Artikel Terkait
Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
PendidikanSebastián Beccacece resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Ekuador pada 1 Agustus 2024 dengan kontrak hingga 31 Desember 2026. Pelatih asal Argentina kelahiran Rosario, 17 Desember 1980 ini saat ini berusia 45 tahun dan membangun reputasi sepenuhnya dari jalur kepelatihan sejak usia muda....
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
PendidikanPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
PendidikanKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Artikel Terbaru
Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
Tautan Sahabat
- Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
- Laga Persis vs Persita Tanpa Penonton, Degradasi Ditentukan
- Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
- Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
- Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
- FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
- Persija Tekuk Persik 3-1, Witan Persembahkan Gol untuk Jakmania
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia