Lokasi: Properti >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Properti82159 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/s7bthybol.html
Artikel Terkait
Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
PropertiKekhawatiran baru muncul bahwa konflik di kawasan tidak hanya mengancam jalur energi, tetapi juga dapat mengganggu sistem komunikasi dan ekonomi digital dunia. Isu ini mengemuka setelah laporan menyebutkan kabel serat optik bawah laut yang melintasi wilayah rawan menjadi sasaran potensial gangguan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKomnas HAM Panggil Menag soal Izin Ponpes Pati
PropertiKomnas HAM segera memanggil Menteri Agama untuk meminta penjelasan terkait kebijakan penutupan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menyusul dugaan kekerasan seksual oleh pengasuh pondok terhadap santriwati. Anis, perwakilan Komnas HAM, menyatakan pemanggilan itu karena kebijakan pesantren berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
PropertiPengusaha logistik R. Gautama Wiranegara mengingatkan publik agar tidak langsung menyimpulkan bahwa seluruh barang yang dikaitkan dengannya otomatis ilegal....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Masyarakat Diajak Salurkan Kurban Tepat Sasaran di 3T
- Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
- 22 Universitas Swasta Terbaik Surabaya Versi EduRank 2026
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- Lelang Harley Davidson Rajo Emirsyah Capai Rp87 Juta
Artikel Terbaru
Rashford Ambil Estafet Messi di Parade Barcelona
Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Live Streaming Hari Ini
Tautan Sahabat
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula