Lokasi: Properti >>
Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
Properti6726 Dilihat
RingkasanSidang kasus sengketa kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali digelar setelah majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan pihak tergugat. Dalam persidangan tersebut, pihak penggugat menghadirkan mantan Pimpinan Sidang Muktamar X PPP, Komeng, sebagai saksi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/muktamar-x-ppp-ancol-sept-2025.jpg)
Sidang kasus sengketa kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali digelar setelah majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan pihak tergugat. Dalam persidangan tersebut, pihak penggugat menghadirkan mantan Pimpinan Sidang Muktamar X PPP, Komeng, sebagai saksi. Komeng mengungkap fakta mengejutkan terkait proses pemilihan ketua umum dalam forum tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada keputusan yang menetapkan seseorang terpilih secara aklamasi dalam forum Muktamar resmi.
Lebih lanjut, Komeng menjelaskan seluruh rangkaian persidangan paripurna berjalan demokratis. Dalam forum tersebut, Komeng juga membedah perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah disepakati sebagai upaya transformasi partai pasca-kegagalan menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold) pada Pemilu 2024. Beberapa poin perubahan krusial di antaranya adalah syarat sahnya Muktamar yang harus dihadiri 2/3 peserta secara kumulatif, serta pembukaan ruang bagi figur eksternal yang memiliki pengalaman di tingkat nasional untuk memimpin partai. "Perubahan AD/ART hasil Muktamar X ini berlaku sejak ditetapkan," tambahnya.
Di sisi lain, Komeng mengkritisi pembentukan Tim Penyelesaian Sengketa Internal yang dibentuk oleh DPP PPP. Ia menilai langkah tersebut tidak sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam AD/ART hasil Muktamar X. Sidang kasus ini masih akan berlanjut dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi lainnya dari kedua belah pihak yang bersengketa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/96f3499869.html
Artikel Terkait
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
PropertiHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSosok Pertama Ungkap Jokowi Keliling Indonesia, NTT Tujuan Awal
PropertiFreddy menyatakan kesehatan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah pulih 99 persen. "Kesehatannya sudah pulih 99 persen, dan rencananya bulan depan (Juni), beliau sudah akan memulai agenda," kata Freddy kepada wartawan pada Senin (18/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBCA Buka Magang Bakti 2026 untuk Lulusan SMA-S1
PropertiPT Bank Central Asia Tbk (BCA) membuka lowongan magang untuk posisi Frontliner dan CS PEMOL (Customer Service Pembukaan Online) dengan periode pendaftaran hingga 31 Desember 2026. Frontliner bertugas melayani serta memberikan solusi perbankan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah secara langsung di kantor cabang....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Noel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
- Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Keutamaan Berkurban bagi Orang Beriman
- 9 Universitas Swasta Terbaik Yogyakarta Versi EduRank 2026
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Kapolda Metro Bintang Tiga, Apa Plus Minusnya?
Artikel Terbaru
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
Biaya Kuliah S1 UMM 2026: Komponen dan Sistem Bayar
Dokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
Borneo FC Tertahan 0-0, Gagalkan Hattrick Persib Meredup
20 Link Twibbon Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cara Unggah
Tautan Sahabat
- Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
- KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang
- Terdakwa Ibrahim Pejamkan Mata Sebelum Vonis Chromebook
- MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
- Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
- 5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
- 11 Terdakwa Pemerasan Kemnaker Dituntut 3-7 Tahun
- Biaya Kuliah S1 UMM 2026: Komponen dan Sistem Bayar
- Peringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa Besok Rabu
- KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026