Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Gaya Hidup6842 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rtinkriz9.html
Artikel Terkait
Dede Sunandar Talak Tiga Cerai dengan Karen Hertatum
Gaya HidupDede Sunandar mengaku keputusan berpisah dengan Karen (Reren) sudah bulat dari kedua belah pihak. Dede menyebut talak tiga sudah diucapkan langsung kepada Karen saat keduanya bertemu di rumah Karen....
Baca SelengkapnyaStrategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
Gaya HidupPPTI menerapkan strategi TOSS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang diadopsi dari program Kementerian Kesehatan. Yani menyatakan garda terdepan program ini bukan dokter melainkan para ibu rumah tangga yang menjadi relawan atau kader....
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Gaya HidupDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Artikel Terbaru
Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Tautan Sahabat
- TAUD Serahkan CCTV ke Polda, 16 Orang Terlibat Penyiraman Andrie
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
- Bocah 9 Tahun Digigit Monyet Liar, Darah Berceceran
- ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
- Pasar Taman Puring Diratakan, Pedagang Tagih Janji Pramono
- Hercules Aniaya Anak Ahmad Bahar, Dilaporkan ke Polisi
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Helita Digital: Kesiapan OPD Kunci Respons Aduan Masyarakat