Lokasi: Berita >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Berita1323 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rqkyl08o7.html
Artikel Terkait
Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
BeritaVladimir Petkovic memiliki rekam jejak panjang melatih klub besar Eropa dan tim nasional papan atas sejak akhir 1990-an. Pria kelahiran 15 Agustus 1963 ini memulai karier kepelatihan di Swiss setelah pensiun sebagai pemain gelandang....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBTN dan KAI Bangun 5.400 Hunian TOD di Empat Kota
BeritaPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, dan Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menyepakati pengembangan kawasan hunian vertikal yang terintegrasi langsung dengan transportasi publik seperti KRL Commuter Line, LRT, MRT, dan Transjakarta....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
BeritaIbrahim mencontohkan, harga yang sudah pasti naik yaitu barang elektronik, obat-obatan, pupuk, serta komoditas pangan seperti kedelai hingga gandum. Terdapat komponen di pupuk yang masih impor yakni jenis NPK, Kalium (KCl), dan bahan baku fosfor....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Insiden Beckham Putra Dirubung Pemain Persija, Exco PSSI Angkat Bicara
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Ibu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Kota Baru Parahyangan Raih GREENSHIP Homes Platinum
Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
Pelemahan Rupiah Dinilai Bisa Perkuat Industri Dalam Negeri
Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
Tautan Sahabat
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Geely Tambah Diler Baru, Target 80 Jaringan Akhir Tahun
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok