Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel274 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rowg7houo.html
Artikel Terkait
Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
TravelFasilitas militer rahasia di Suriah yang disebut telah beroperasi sejak lama sebelum konflik besar antara Amerika Serikat dan Iran memicu kemarahan sejumlah pejabat keamanan. Laporan dari The New York Times mengungkap keberadaan pangkalan tersebut setelah seorang warga sipil bernama Awad ditemukan tewas secara misterius....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
TravelWakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Kahar S Cahyono menolak tegas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 yang mengatur sistem kerja alih daya atau outsourcing. KSPI menilai aturan yang diterbitkan Menteri Tenaga Kerja itu sebagai bentuk ketidaktaatan terhadap Presiden karena memuat tiga poin kritis yang merugikan pekerja....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
TravelReynaldo menginisiasi "Malam Kolaborasi Daerah" sebagai ajang silaturahmi akbar yang menjadi panggung pembuktian visi Calon Ketua Umum (Caketum) BPP dengan semangat "Kolaborasi Daerah untuk Indonesia". Dukungan solid mengalir deras melalui kehadiran belasan pimpinan BPD (Badan Pengurus Daerah) dan tokoh muda nasional yang memenuhi acara tersebut....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
Artikel Terbaru
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
Tautan Sahabat
- Pemerintah Kumpulkan Raksasa Sawit-Nikel Bahas Danantara
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- APBI Beberkan 'Trilema' Berat Hantui Batu Bara Nasional
- Emas Stabil, Tembaga Jadi Logam Strategis Masa Depan