Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel27 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rm60w6f52.html
Artikel Terkait
Ronaldo Diledek Fans Al Hilal Usai Pesan Derby Riyadh
TravelAl Nassr kini memimpin klasemen Liga Arab Saudi dengan 82 poin dari 32 pertandingan dan unggul lima angka atas pesaing terdekat. Cristiano Ronaldo sendiri selama ini belum meraih satu trofi besar bersama Al Nassr; ia hanya memenangkan Arab Club Champions Cup 2023, turnamen yang statusnya masih diperdebatkan sebagian pihak....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
TravelAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPsikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
TravelKorban kekerasan seksual berisiko mengalami gangguan mental hingga menjadi pelaku di masa depan jika luka psikologis tidak ditangani dengan baik, ujar dr Johan dalam podcast Momspiration yang tayang langsung di YouTube Tribunnews dan Tribun Health pada Senin (11/5/2026). Masyarakat sering kali hanya fokus pada proses hukum, padahal pemulihan psikologis korban sama pentingnya, jelas dr Johan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Pelatih Maroko Minim Pengalaman di Piala Dunia 2026
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
AKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Tautan Sahabat
- Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- Gaji Ke-13 Pensiunan ASN Cair 2 Juni 2026
- Kemenperin Libatkan Peritel Buka Akses Pasar IKM Lokal
- IHSG Melemah Usai Pidato Prabowo dan BI Rate Naik
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- DPR Minta Flyover Bekasi Diprioritaskan Usai Insiden KA
- Laporan The Economist: Ancaman Terbesar Hilangnya Kredibilitas
- Tas UMKM Tanggulangin Sidoarjo Tembus Ritel Modern