Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel31 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/rgcsa480j.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
TravelDere berhasil menciptakan ruang tersendiri di hati pendengar melalui keunikan musikalitas lagu "Nirwana". Theresia Margareta Gultom, yang akrab disapa Dere, adalah penyanyi dan penulis lagu muda berbakat asal Indonesia yang namanya mulai dikenal luas di bawah naungan manajemen Tiga Dua Satu milik musisi Tulus....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
TravelDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Travel】
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
TravelRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Artikel Terbaru
14 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup 2026
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 9
- SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Jadi Sekolah IB Internasional
- Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 7-8
- Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69-70 Kurikulum Merdeka
- 50 Soal Tes Mitra Statistik BPS 2026 dan Kunci Jawaban
- Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
- Pelita Sediakan Beasiswa Rp3 Miliar untuk Mahasiswa Vokasi
- Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dibuka, Cek Syarat Jadwal