Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah78 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/qspl26gan.html
Artikel Terkait
Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
HikmahCristiano Ronaldo belum mempersembahkan satu pun gelar juara untuk Al Nassr sejak bergabung dengan klub Liga Arab Saudi. Pertandingan besar memperebutkan trofi juara mempertemukan Al Hilal yang memegang rekor 19 trofi Liga, sementara Al Nassr masih berjuang meraih kejayaan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPakar Ingatkan Potensi Pencatutan Nama Atasan di Bea Cukai
HikmahPublik diimbau untuk lebih jeli membaca fakta persidangan agar tidak mendahului proses pembuktian hukum yang sedang berjalan. Spesialis Analisis Kontra Intelijen, Gautama Wiranegara mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru membangun opini atau melakukan penghakiman sosial, khususnya setelah muncul narasi mengenai ‘kode 1’ yang dikaitkan dengan unsur pimpinan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaLima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
HikmahKomjen R. Z....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- KPK Rilis Harta Prabowo Rp2 Triliun, Nihil Utang
- Rafale dengan Radar AESA dan Rudal Meteor Makin Mematikan
- Inkopontren Targetkan Cetak Banyak Santripreneur Dongkrak Ekonomi
- Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
- Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi Sidang Suap Bea Cukai
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026, Hujan Malam
Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
KBPP Polri Audiensi dengan Kapolri Bahas Munas VI 2026
Kabareskrim Polri Janji Tindak Tegas Anggota Narkoba
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Serka Frengky Dituntut 4 Tahun, Surat Kopassus Diserahkan
Tautan Sahabat
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Ini Nyata?
- Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
- Machika Luna Rilis 'Kupu Lucuku', Kisah Cinta Pertama
- Ibunda Alyssa Daguise Cerita Dampingi Persalinan Normal
- Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
- Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
- Brandon Salim Bahagia Arsenal Juara Premier League
- Alexander Assad dan Clara Shinta Berjuang Pertahankan Rumah Tangga
- Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
- D'Masiv Kembali ke Indie, Rilis Logo Pesawat Kertas dan Lagu Inggris