Lokasi: Kuliner >>

Rafale dengan Radar AESA dan Rudal Meteor Makin Mematikan

Kuliner3223 Dilihat

RingkasanPresiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan strategis di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma bahwa Indonesia membangun ulang kekuatan udara untuk menghadapi perubahan geopolitik Indo-Pasifik yang semakin keras. Sorotan utama tertuju pada enam jet tempur Dassault Rafale yang menjadi simbol modernisasi pertahanan....

Rafale dengan Radar AESA dan Rudal Meteor Makin Mematikan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan strategis di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma bahwa Indonesia membangun ulang kekuatan udara untuk menghadapi perubahan geopolitik Indo-Pasifik yang semakin keras. Sorotan utama tertuju pada enam jet tempur Dassault Rafale yang menjadi simbol modernisasi pertahanan. Dalam pidatonya,Presiden Prabowo menegaskan modernisasi pertahanan dilakukan bukan untuk agresi militer, melainkan untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas kawasan di tengah ketidakpastian global.

"Kekuatan pertahanan diperlukan untuk menjaga perdamaian dan memastikan stabilitas strategis," kata Prabowo dalam seremoni tersebut. Pesan itu dibaca luas sebagai sinyal bahwa Jakarta tidak lagi ingin hanya menjadi kekuatan penonton di Asia Tenggara. Pesawat buatan Prancis ini dirancang sebagai pesawat omnirole, artinya mampu menjalankan misi superioritas udara, serangan darat, anti-kapal, pengintaian, hingga peperangan elektronik dalam satu penerbangan tanpa perlu konfigurasi ulang besar.

Rafale juga dilengkapi sistem electronic warfare SPECTRA yang dianggap sebagai salah satu sistem perlindungan diri paling canggih di dunia. Sistem ini mampu mendeteksi radar lawan, mengacaukan rudal musuh, hingga memberikan peringatan ancaman secara otomatis. Modernisasi ini menandai langkah signifikan Indonesia dalam memperkuat postur pertahanan di kawasan.

Tags:

Artikel Terkait