Lokasi: Otomotif >>
Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
Otomotif31283 Dilihat
RingkasanKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Chris-Kuntadi-Kemenaker.jpg)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperpanjang masa pendaftaran Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) hingga 31 Mei 2026. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan perpanjangan ini mengakomodasi tingginya antusiasme lulusan SMA/SMK/MA sederajat dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan vokasi di bidang ketenagakerjaan.
Kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran serta tingginya minat masyarakat. “Perpanjangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon pendaftar yang masih melengkapi persyaratan maupun yang belum sempat melakukan registrasi,” ujar Cris Kuntadi dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026). Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kemnaker, Polteknaker berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang siap kerja melalui pendidikan berbasis kebutuhan industri.
Cris Kuntadi mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan perpanjangan waktu pendaftaran ini serta memastikan seluruh dokumen persyaratan diunggah sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi Polteknaker.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/qipqvisfn.html
Artikel Terkait
Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
OtomotifPusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mencatatkan lonjakan pendapatan signifikan pada tahun 2025, mencapai hampir empat kali lipat dibandingkan tahun 2022. Direktur Keuangan PPKGBK, Hendry Arisandi, mengungkapkan pendapatan GBK pada 2022 sebesar Rp255 miliar, sedangkan pendapatan 2025 meningkat drastis dalam kurun tiga tahun....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAlex Marquez Alami Kecelakaan Motor Salto di MotoGP Catalunya
OtomotifInsiden kecelakaan beruntun mewarnai MotoGP setelah Pedro Acosta melambat saat akan memasuki tikungan 10. Motor RC-16 miliknya yang berada di posisi tengah lintasan kesulitan menghindar karena kehilangan tenaga....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaThalita Petik Pelajaran Usai Kalah Rubber dari Ratchanok
OtomotifThalita gagal melangkah ke perempatfinal, tetapi ia tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera. Thalita mengakui kualitas permainan Ratchanok yang dinilainya sebagai salah satu pemain terbaik....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Megawati Bela Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- KORMI Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
Artikel Terbaru
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
Thalita/Dhinda Raih Kemenangan Perdana Thailand Open 2026
Hanung Bramantyo Bahagia Ajak Anak ke Gala Premiere
EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Tautan Sahabat
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor