Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner6252 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pyc8pgwc4.html
Artikel Terkait
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
KulinerBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPrabowo Ungkap Menteri Laporkan Pemenang Tender 'Orang' PDIP
KulinerPresiden Prabowo Subianto mengaku tidak pernah membeda-bedakan latar belakang partai politik dalam setiap kebijakannya. Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam pidato langsung mengenai arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah di rapat paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaGolkar Dorong Diplomasi Kemanusiaan Usai Pembebasan 9 WNI
KulinerIdrus Marham mendorong penguatan religious diplomacy dan humanitarian diplomacy sebagai pendekatan baru diplomasi Indonesia ke depan karena nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan harus dikedepankan. Pemerintah Indonesia berhasil membebaskan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) 2....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Prabowo Siap Turunkan Pajak Sementara untuk Pengusaha Terdampak
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- Nutri-Level A-D: Arti dan Batas Gula pada Produk
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
- Pemerintah Didorong Bertindak Bebaskan Aktivis dan Jurnalis
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
Kabareskrim Polri Janji Tindak Tegas Anggota Narkoba
Dirut Terra Drone Divonis 1,4 Tahun Penjara
Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
Tautan Sahabat
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar