Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan93235 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pkos6jdty.html
Artikel Terkait
Arne Slot Pastikan Tetap Latih Liverpool Musim Depan
PendidikanArne Slot menegaskan dirinya akan tetap menangani Liverpool pada musim depan, menjawab keraguan sebagian suporter yang kecewa dengan target tim dianggap belum cukup memuaskan. Ekspektasi tinggi mengiringi kedatangan pelatih asal Belanda itu di Anfield, terutama setelah manajemen klub menggelontorkan dana hampir 450 juta euro (sekitar Rp10 triliun) untuk mendatangkan sejumlah pemain baru....
Baca SelengkapnyaPrabowo Bentuk Danantara, Ekspor SDA Satu Pintu
PendidikanPemerintah Indonesia melalui kebijakan baru menerapkan agregasi ekspor pada tahap awal untuk komoditas sawit, batu bara, dan paduan logam (ferroalloy) yang memiliki nilai ekspor sangat besar. Langkah ini merupakan upaya konkret untuk menutup kebocoran nilai ekspor dan mengonsolidasikan pencatatan, validasi harga, serta repatriasi devisa....
Baca SelengkapnyaOkupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
PendidikanJames Taylor, Kepala Riset JLL, menyatakan permintaan ruang perkantoran pada kuartal pertama lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini mencerminkan kepercayaan berkelanjutan di pasar sewa perkantoran Indonesia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Indonesia Dapat Tambahan 840 Kargo LNG untuk Pembangkit
- Review The Mandalorian and Grogu: Aksi Epik Ramah Pemula
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
Artikel Terbaru
Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
Emping Melinjo Koncone Ngemil, UMKM Solo Bangkit dari Krisis
RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
Pasar Eropa dan Amerika Incaran Ekspor Produk Kreatif
Nicolas Cage Jadi Spider-Noir, Tayang 27 Mei 2026
Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
Tautan Sahabat
- Mobil Operasional Menggerus Arus Kas, Ini Solusinya
- Pertamina Bantah Larangan Pertalite untuk Merek Tertentu
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Wuling Hadirkan Spider-Man dan Karakter Marvel di Pameran
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Geely Tambah Diler Baru, Target 80 Jaringan Akhir Tahun
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi