Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan84 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/phdcb23yo.html
Sebelumnya: Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Berikutnya: Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate Juli 2025
Artikel Terkait
Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
KesehatanTeknologi pengisian daya atau charging berkembang sangat pesat pada tahun 2026, di mana fast charging kini semakin cepat, wireless charging makin stabil, dan kapasitas baterai meningkat signifikan. Dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026, CNET mengungkap bahwa persoalan utama bukan lagi pada kecepatan semata, melainkan faktor lain yang memengaruhi performa pengisian daya secara keseluruhan....
Baca SelengkapnyaPedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
KesehatanTinah (50), seorang pedagang kecil di pasar, mengaku pasrah apabila Minyakita sudah tidak bisa lagi dijual oleh pedagang kecil. Harga yang kian hari kian tinggi serta langkanya ketersediaan membuat banyak pedagang kesulitan....
Baca SelengkapnyaIBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
KesehatanPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik dengan kuota masing-masing 100. 000 unit untuk mobil listrik dan motor listrik yang akan mulai berjalan pada Juni 2026....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Hubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
Artikel Terbaru
Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
Tautan Sahabat
- Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
- Polisi Gerebek 28 Lokasi di Depok, Ringkus 41 Pengedar
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
- Begal Kebon Jeruk Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron