Lokasi: Olahraga >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Olahraga13399 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pedvpmdku.html
Artikel Terkait
Duel Al Nassr vs Damac Tinggal 2 Hari, Wasit Belum Ada
OlahragaPertandingan Damac melawan lawannya yang akan digelar dalam dua hari belum memiliki wasit resmi karena Damac mengajukan protes keras terhadap penunjukan awal tim pengadil. Jurnalis Dabas Al Dosari melaporkan di akun X bahwa operator liga awalnya menunjuk Faisal Al-Balawi, Shukri Al Hanfoush, Majed Al Shamrani, dan Sultan Al Harbi sebagai tim pengadil, namun Damac tidak puas dan meminta pergantian personel....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaIran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
OlahragaIran menolak pembatasan yang hanya mengizinkan satu fasilitas nuklir, dan bersikeras agar situasi di Selat Hormuz tidak kembali seperti sebelum konflik pecah, sambil terus membangun mekanisme baru bersama Oman untuk menjaga jalur pelayaran penting tersebut tetap berjalan. “Amerika Serikat dan Israel adalah ancaman bagi kawasan ini,” kata Baghaei, meskipun Ia juga menyebut para ahli Iran dan Oman telah melakukan pertemuan untuk membahas mekanisme transit baru di Selat Hormuz yang selama beberapa bulan terakhir mengalami gangguan besar akibat konflik, seperti diberitakan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
OlahragaOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global pada Minggu (17/5/2026) setelah lonjakan kasus akibat strain virus langka, yaitu virus Bundibugyo. Virus mematikan ini telah merenggut sedikitnya 88 nyawa dan menyebabkan lebih dari 300 kasus suspek di wilayah Pasalnya, wabah kali ini bukan disebabkan oleh strain biasa....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
- Pengurus Masjid Diminta Balai Kota Ichikawa Batalkan Penggunaan Taman
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
- Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
- Conte Tinggalkan Napoli Tanpa Pesangon, Liverpool dan Italia Antre
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
Artikel Terbaru
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Tautan Sahabat
- LBH Minta Polda Metro Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
- Kebakaran Kampus Binus Kemanggisan, Asap Tebal Macetkan Jalan
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
- Prakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
- Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
- LBH Jakarta Desak Polda Tinjau Ulang Tim Pemburu Begal
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon