Lokasi: Berita >>
Conte Tinggalkan Napoli Tanpa Pesangon, Liverpool dan Italia Antre
Berita355 Dilihat
RingkasanAntonio Conte secara mengejutkan memutuskan hengkang dari Napoli meskipun kontraknya masih tersisa satu tahun. Pelatih berusia 56 tahun asal Italia itu sebelumnya dipercaya memimpin proyek pembangunan ulang klub, namun keputusan ini disebut bukan karena konflik kontrak melainkan keinginan pribadi untuk memulai babak baru dalam kariernya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Antonio-Conte-pelatih-Napoli.jpg)
Antonio Conte secara mengejutkan memutuskan hengkang dari Napoli meskipun kontraknya masih tersisa satu tahun. Pelatih berusia 56 tahun asal Italia itu sebelumnya dipercaya memimpin proyek pembangunan ulang klub, namun keputusan ini disebut bukan karena konflik kontrak melainkan keinginan pribadi untuk memulai babak baru dalam kariernya.
Conte bahkan belum memiliki kesepakatan dengan klub mana pun setelah memutuskan pergi. Pada Selasa lalu, ia mengunjungi Palazzo San Giacomo untuk bertemu Wali Kota Napoli dalam sebuah pertemuan yang disebut sebagai momen perpisahan resmi dengan tokoh-tokoh kota yang selama ini mendukung proyeknya di Naples.
Kepergian Conte langsung membuat namanya masuk radar sejumlah klub besar Eropa. Meskipun memiliki reputasi besar, pendekatan taktik Conte juga menjadi bahan pertimbangan utama bagi calon klub peminatnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/230b199768.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
BeritaKolaborasi dua maestro Pop Jawa, Denny Caknan dan Hendra Kumbara, berhasil menyuguhkan karya sarat makna budaya dan emosi mendalam. Denny Caknan atau Deni Setiawan, penyanyi dan pencipta lagu asal Ngawi, Jawa Timur, telah menjadi ikon utama musik Pop Jawa kontemporer setelah sukses besar lewat lagu "Kartonyono Medot Janji"....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKNKT Butuh 2 Bulan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi
BeritaKNKT masih terus mendalami penyebab kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026). Hasil investigasi maksimal akan selesai pada Juli 2026....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
BeritaPT Jasa Raharja meluncurkan fitur Lapor Laka di aplikasi JRKU yang memungkinkan masyarakat dan komunitas driver online melaporkan kecelakaan lalu lintas secara real-time untuk mempercepat penanganan korban di lapangan. Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan kehadiran fitur ini menjadi langkah perusahaan untuk tidak hanya berperan sebagai pemberi santunan, tetapi juga sebagai pihak yang aktif dalam perlindungan masyarakat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Penguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
- Jadah Tempe Lereng Merapi, Warisan Rasa di Tengah Modernisasi
- Tony Popovic Bawa Australia Lolos Piala Dunia 2026
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
Artikel Terbaru
Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel-Atta
Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi
Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
Tautan Sahabat
- Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur
- Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
- 50 Soal Peluang Matematika Kelas 8 & Kunci Jawaban
- Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 7-8
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 167 Teknologi Satelit
- Pendaftaran Jalur UM UNDIP Dibuka Hingga 11 Juni 2026
- Jadwal SPMB Bekasi 2026 Dibuka 18 Mei untuk SD-SMP
- Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dibuka, Cek Syarat Jadwal
- SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
- Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 273 Uji Kompetensi