Lokasi: Berita >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Berita1531 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/p0ypr2sdm.html
Artikel Terkait
Polisi Geledah Ponpes Ponorogo Usai Pimpinan Tersangka Pencabulan
BeritaTim penyidik Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres menggeledah pondok pesantren dan menyita sejumlah barang bukti terkait dugaan tindak pidana asusila. AKP Imam Mujali menyatakan petugas menyisir beberapa ruangan di lingkungan ponpes dan mengamankan kasur dari kamar tersangka, dokumen perizinan pondok pesantren, serta tisu yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
BeritaSeorang pembantu rumah tangga (PRT) bernama DRE tega menganiaya majikannya hingga tewas di rumah korban pada Rabu (13/5/2025). Awalnya korban mengalami sakit, lalu DRE menawarkan diri dan mengaku bisa menyembuhkan penyakit tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPungli Dokumen Pertanahan di Serang, Tarif Capai Rp500 Ribu
BeritaKejaksaan Negeri (Kejari Serang) mengungkap praktik pungutan liar (pungli) di Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Serang dengan nominal Rp250 ribu hingga Rp500 ribu per permohonan. Kepala Kejari Serang Dado Achmad Akroni menyatakan pungli tersebut sudah berlangsung sejak 2021 dengan tarif tidak seragam tergantung jenis permohonan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
- Prakiraan Cuaca Mataraman 23 Mei 2026: Udara Kabur
- Driver Ojol Dibegal Penumpang di Gresik, Korban Diserang
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- 55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
- Polisi Geledah Ponpes Ponorogo Usai Pimpinan Tersangka Pencabulan
Artikel Terbaru
Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
Wanita Tewas di Serang Ternyata Korban Pembunuhan Pelaku
Helikopter TNI Siap Evakuasi 8 Korban Pembunuhan OPM di Yahukimo
Jokowi Blusukan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026
2 Bek Arsenal Diragukan Tampil di Perburuan Gelar Liga
Penembak Anggota TNI di Palembang, Dua Tersangka Ditahan
Tautan Sahabat
- Massa Demo Kaltim Desak Gubernur Mundur dan Kejati
- Pemkab Dogiyai Temukan Kebocoran Anggaran Rp 3,7 Miliar
- Paulus Waterpauw: Bangun Papua dengan Dialog dan Pendekatan Humanis
- Deky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
- Robert Kardinal Yakin Papua Jadi Lumbung Tuna Nasional
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
- Anton Cabut Pernyataan Pelaku TNI Usai Anak Ditembak
- Hendra Pencuri Motor Ditangkap Polisi Usai Akad Nikah
- Pria Ngaku Polisi di Garut Rusak Rumah Anggota DPR
- Prakiraan Cuaca Bali, Bedugul Hujan Ringan Siang