Lokasi: Teknologi >>

Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak

Teknologi3 Dilihat

RingkasanFA ditemukan tergeletak di rumahnya pada Kamis (7/5/2026) dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Pihak keluarga meminta proses ekshumasi atau pembongkaran makam karena kematian FA dianggap tidak wajar....

Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak

FA ditemukan tergeletak di rumahnya pada Kamis (7/5/2026) dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Pihak keluarga meminta proses ekshumasi atau pembongkaran makam karena kematian FA dianggap tidak wajar. Dalam proses pemeriksaan, SAS mengakui perbuatannya telah menyiksa korban menggunakan gagang sapu.

Pelaku dan ayah kandung korban merupakan perantau asal Sumatra Utara. Mereka baru dua tahun mengontrak rumah di Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Penghulu Kampung Kerinci Kiri. Ali Kasim mengatakan pelaku tinggal di sana. "Memang mereka ini perantau dari Sumatra Utara. KTP-nya masih Sumut semua," bebernya, Senin (11/5/2026), dikutip dari keterangan resmi. Suami pelaku bekerja sebagai tukang bangunan hingga petani, sedangkan pelaku merawat anak di rumah sambil sesekali membantu pekerjaan suami.

Berdasarkan kesaksian tetangga, aksi penganiayaan sudah dilakukan SAS berulang kali. "Ada cerita dari warga, anak ini pernah lari malam-malam dan ditemukan di rumah tetangga. Waktu ditanya kenapa lari, katanya takut dimarahi," sambungnya.

Tags:

Artikel Terkait