Lokasi: Berita >>
UIN Walisongo Buka Beasiswa S2-S3 Gratis Hafiz
Berita45715 Dilihat
RingkasanUniversitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gedung-uin-walisongo-semarang-2023.jpg)
Universitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya.
Program tersebut memberikan potongan biaya kuliah sebesar 50 persen bagi penerima selama masa studi normal. Kebijakan ini dirancang untuk membantu para alumni meningkatkan kapasitas akademik dan profesional secara lebih terjangkau, sekaligus menjadi bentuk perhatian kampus terhadap pengembangan karier dan pendidikan lanjutan.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memanfaatkan peluang ini, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi universitas. Dengan adanya fasilitas kuliah gratis ini, diharapkan semakin banyak Hafiz dan Hafizah yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/oredjf78e.html
Artikel Terkait
CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
BeritaKomando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS telah siap siaga untuk menghadapi rencana darurat apa pun yang mungkin diperlukan di kawasan Teluk. Pihak militer AS menegaskan komitmennya untuk memantau secara ketat setiap aktivitas yang masuk atau keluar dari wilayah tersebut, terutama di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
BeritaKecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan yakni tracktor head B 9757 UEJ, truck box B 9715 UPA, dan pick up B 9037 FVE. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala menyatakan korban merupakan pengemudi dan pendamping di kendaraan pick up yang meninggal dunia dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati pada Sabtu (16/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPolisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
BeritaPolisi menangkap pelaku pengrusakan ambulans yang viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 11....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
- Bocah Tenggelam di Ciliwung Ditemukan Tersangkut Sampah Jaksel
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
Artikel Terbaru
Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
Pelaku Jambret WN Polandia di Menteng Ditangkap, Damai
SMAN 112 Jakarta Perkuat Mitigasi Dua Tahun Pascakebakaran
Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
Tautan Sahabat
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Kasus Ebola Meluas ke Wilayah M23, KTT Ditunda
- NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- IRGC Bantu Iran Amankan Zona Kontrol Baru Selat Hormuz
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas