Lokasi: Kesehatan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kesehatan997 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ocst3rwee.html
Artikel Terkait
Oleksandr Usyk dan Rico Verhoeven Rebut Status Raja Nil
KesehatanOleksandr Usyk akan menghadapi lawan yang bukan petinju biasa, melainkan legenda hidup kickboxing dunia Rico Verhoeven. Verhoeven memang nama baru di dunia tinju dan laga ini akan menjadi pertandingan pertamanya, namun anggapan itu akan sirna ketika penggemar melihat rekam jejaknya di dunia kickboxing....
Baca SelengkapnyaRupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
KesehatanNilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot sore ini ditutup melemah di posisi Rp17. 529 per dolar AS setelah sempat menyentuh level Rp17....
Baca SelengkapnyaIndonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
KesehatanPemerintah Indonesia dan Republik Belarus menegaskan komitmen memperkuat kerja sama ekonomi melalui penandatanganan Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 di Minsk. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri Republik Belarus sebagai landasan implementasi berbagai agenda kerja sama yang lebih sistematis dan berorientasi hasil nyata....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Tautan Sahabat
- Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
- Antonio Conte Tegaskan Juventus Tak Tergeser
- Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
- Rekor Sir Alex Ferguson 41 Tahun di Skotlandia Tak Terkalahkan
- Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
- Lille Finis Ketiga, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus