Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Travel75446 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/obry3ukat.html
Artikel Terkait
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
TravelJumlah eksekusi mati di dunia pada 2025 mencapai titik tertinggi dalam lebih dari 40 tahun, terutama dipicu oleh peningkatan tajam di Iran, menurut Amnesty International. Setidaknya 2....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
TravelCuaca di berbagai wilayah Indonesia kembali stabil pada Rabu (13/5/2026) malam dengan kondisi cerah mendominasi. Kelembapan udara di daerah ini berkisar antara 64 hingga 97 persen, menciptakan suasana yang nyaman bagi aktivitas masyarakat....
【Travel】
Baca SelengkapnyaToyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
TravelSebuah kendaraan terbakar di jalan tol arah Jakarta setelah tiba-tiba mengeluarkan asap dan api dari bagian kap mesin. Kompol Jajuli menyatakan peristiwa itu terjadi saat kendaraan melaju di lajur dua dari arah Bogor....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
- Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- Ibadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A HI-Monas
Artikel Terbaru
Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar
Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar
Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
Tautan Sahabat
- BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar
- Sapi Kurban Prabowo di Tangsel Bobot 1 Ton Rp120 Juta
- Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
- Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
- Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
- Brimob Tangkap 5 Pemuda Pelaku Balap Liar Jakarta Timur
- Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni