Lokasi: Travel >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Travel1958 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/o3yht97xt.html
Sebelumnya: Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
Berikutnya: Last Dance Ronaldo di Piala Dunia 2025
Artikel Terkait
Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
TravelDhani tidak menampik putrinya sering menjadi sasaran empuk warganet yang membully dengan komentar pedas, ditambah pernyataan yang dianggap hoaks dari Lita Gading. Demi menjaga mental dan psikis putrinya, suami Mulan Jameela itu memberikan edukasi agar sang anak tetap kokoh dan mampu menghadapi nyinyiran warganet....
【Travel】
Baca SelengkapnyaMenlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
TravelMenteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Timor Leste Vivian di Gedung Pancasila pada pukul 10. 35 WIB....
【Travel】
Baca SelengkapnyaXi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
TravelPresiden AS Donald Trump bersama sejumlah pejabat teras Amerika Serikat dan belasan pengusaha kakap menghadiri jamuan kenegaraan di Balai Agung Rakyat, Beijing. Menurut CNN, makanan yang disajikan kepada Trump sebagai tamu negara sangat istimewa dan disesuaikan dengan seleranya yang terkenal pilih-pilih....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lelang Negara Sandra Dewi Ludes, Tas dan Perhiasan Terjual
- Lagu Suporter Buatan AI Kalahkan Anthem Resmi FIFA
- Idul Adha Gaza Nestapa, Ternak Habis Harga Kurban Melonjak
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- NYT Ungkap Rencana Perubahan Rezim Iran, Ahmadinejad Berpengaruh
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
- Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
- Wali Kota New York Dikritik Akibat Jual Tiket Murah Piala Dunia
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Idul Adha Gaza Nestapa, Ternak Habis Harga Kurban Melonjak
- Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
- Xi Jinping Sambut Putin, Rusia-China Makin Erat
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal