Lokasi: Gaya Hidup >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Gaya Hidup22987 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nvz71ub7n.html
Artikel Terkait
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Gaya HidupPresiden AS mengeluarkan serangkaian pernyataan agresif yang meningkatkan ketegangan sebagai kelanjutan dari kampanye tekanan ekonomi berkepanjangan oleh Washington. Sejak awal tahun ini, AS memberlakukan blokade pasokan minyak yang mencekik perekonomian negara tersebut....
Baca Selengkapnya3 Oknum TNI Bebas dari Pasal Pembunuhan Berencana
Gaya HidupOditur Militer II-07 Jakarta menuntut hukuman penjara 12 tahun dan pemecatan dari dinas militer untuk Serka M Nasir dalam kasus pembunuhan Dirga Pratama. Tuntutan itu dibacakan dalam sidang di Pengadilan Militer Jakarta pada Kamis, 7 Maret 2024....
Baca SelengkapnyaWNI Disiksa Sindikat Tambang Timah Ilegal Malaysia
Gaya HidupDirektorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri sedang melakukan koordinasi untuk upaya penyelamatan dan evakuasi dengan Divhubinter serta atase kepolisian Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia. Kasus ini terungkap saat Atase Polri Kuala Lumpur menerima laporan dugaan penyelundupan timah ilegal yang melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- Komnas HAM Panggil Menag soal Izin Ponpes Pati
- TAUD Laporkan Majelis Hakim Kasus Andrie Yunus
- Upacara Harkitnas 2026, Lirik Lagu Bagimu Negeri Berkumandang
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- Cak Imin Laporkan 1001 Pasar Rakyat dan SMK ke Prabowo
Artikel Terbaru
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Jakarta Job Fair 19-20 Mei 2026, 42 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan
SMAN 1 Pontianak Minta Maaf, Tolak Final LCC MPR
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
Boikot Suporter Inter Miami, La Familia Hentikan Dukungan Messi
Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
Tautan Sahabat
- Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
- Sopir Bus Sugeng Rahayu dan Pemilik Warung Tewas
- Jaksa Kritik Vonis Bebas Oknum Polisi Aniaya Warga Majene
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Besok
- Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Landa Sampang dan Pamekasan
- Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- Prakiraan Cuaca Banyumas: Hujan Ringan Kamis Ini
- Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas