Lokasi: Hikmah >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Hikmah91 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nuv5rmild.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
HikmahLagu All Too Well menjadi bagian dari album studio keempat Taylor Swift yang bertajuk Red. Big Machine Records merilis album tersebut pada 22 Oktober 2012....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaEksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
HikmahJumlah eksekusi mati di dunia pada 2025 mencapai titik tertinggi dalam lebih dari 40 tahun, terutama dipicu oleh peningkatan tajam di Iran, menurut Amnesty International. Setidaknya 2....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaTrump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
HikmahIran menyebut proposal gencatan senjata terbaru dari AS sebagai "dokumen sampah" dan menegaskan bahwa situasi saat ini berada pada titik terlemah. Pada Minggu (10/5/2026), Teheran merilis tanggapan resmi yang menuntut penghentian perang di seluruh front, termasuk di Lebanon, di mana Israel sebagai sekutu AS masih bertempur melawan pejuang Hizbullah yang didukung Iran....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
- Mbappe Ogah Main di Santiago Bernabeu, Real Madrid Krisis
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Artikel Terbaru
Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
Tautan Sahabat
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
- Kuasa Hukum Sebut Itikad Insanul Fahmi di Kasus Mawa
- Siti Badriah Comeback, 'Bikin Candu' Jadi Anthem Dangdut 2026
- Ibunda Virgoun Tanggapi Kehamilan Lindi Fitriyana
- Brandon Salim Nikmati Syuting Film Sekawan Limo 2
- Ashanty Akui Mudah Menangis Jelang Ibadah Haji
- Ry Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian
- Ahmad Dhani Juri Keren, Desta Teriak Minta Berhenti
- Jennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
- Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak