Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Kesehatan8451 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nowppkxu1.html
Artikel Terkait
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
KesehatanKementerian Perdagangan RI (Kemendag) menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) emas untuk periode kedua Mei 2026 sebesar 150. 555,29 dolar AS per kilogram, turun 1,72 persen dari sebelumnya 153....
Baca SelengkapnyaDPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
KesehatanFase pergerakan jemaah menuju Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan haji tahun ini, demikian disampaikan Singgih kepada wartawan, Minggu (17/5/2026). Singgih menilai potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi secara serius demi menjamin keselamatan jemaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi....
Baca SelengkapnyaKemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
KesehatanNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Virgoun Minta Starla Jenguk Adik, Sampaikan Pesan ke Inara
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Artikel Terbaru
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel
1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
Tautan Sahabat
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah