Lokasi: Travel >>
Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Dimulai Akhir Mei
Travel65169 Dilihat
RingkasanPendaftaran seleksi pertama jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, sementara jenjang SD berlangsung pada 8-19 Juni 2026. Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERUNDUNGAN-DI-SEKOLAH-Suasana-SMPN-19-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)
Pendaftaran seleksi pertama jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, sementara jenjang SD berlangsung pada 8-19 Juni 2026. Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026.
Rangkaian pendaftaran untuk jenjang SMP dijadwalkan menyusul setelah tahapan SD selesai. Masyarakat diimbau untuk mencermati setiap tanggal penting agar tidak terlewat dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru di wilayah Tangsel.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel. Calon peserta didik dan orang tua disarankan untuk selalu memantau pengumuman terbaru dari akun resmi @dikbudtangsel.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nb36gwtoc.html
Artikel Terkait
Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
TravelIsrael mulai mengintersepsi kapal-kapal Global Sumud Flotilla pada Senin pagi di perairan internasional, sekitar 250 mil laut dari pesisir Gaza. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut armada kemanusiaan itu sebagai upaya menerobos blokade laut yang diberlakukan terhadap Hamas, seperti dilansir Xinhua dalam pernyataannya pada Senin (19/5/2026)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaAktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
TravelPendiri Poros Musyawarah Masyarakat Blok Lapaopao (PORMMAL), Ihwan Kadir, menyatakan keresahan masyarakat di kawasan lingkar tambang mulai terasa akibat perlambatan aktivitas industri. "Pedagang kecil mulai mengeluh omzet turun, kontraktor lokal mulai kehilangan ritme kerja, sopir hauling mulai takut kendaraan mereka berhenti beroperasi, warung-warung mulai sepi, dan masyarakat mulai bertanya kalau industri melambat, kami harus makan apa?" ujar Ihwan pada Sabtu (16/5/2026)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaAnggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
TravelKomisi V DPR RI menyoroti kebijakan fuel surcharge di tengah potensi kenaikan harga avtur yang dapat berdampak pada biaya operasional maskapai penerbangan. Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan menilai pemerintah tidak boleh membiarkan seluruh beban kenaikan tersebut langsung dialihkan kepada masyarakat melalui kenaikan harga tiket pesawat....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
Artikel Terbaru
Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
Tautan Sahabat
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD