Lokasi: Properti >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Properti72 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mxa81b8ro.html
Artikel Terkait
50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
PropertiSebanyak 50 pemain amatir dari 10 daerah mengikuti program soccer camp bertajuk Second Chance di Jakarta sejak 22 Maret hingga 2 April 2026. Program pemusatan latihan sepak bola ini melibatkan pemain non-profesional dari wilayah seperti Bekasi, Jambi, Makassar, Jayapura, Kediri, Bandung, Ambon, Labuan Bajo, Sidoarjo, dan Samarinda....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Propertidr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
【Properti】
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
PropertiPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Tautan Sahabat
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar