Lokasi: Kuliner >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Kuliner72346 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mumrtco80.html
Artikel Terkait
Nikita Mirzani Jalani Operasi Pergeseran Tulang Belakang di Penjara
KulinerUsman Lawara, penasehat hukum Nikita Mirzani, menyampaikan kliennya baru saja menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama dua minggu akibat sakit punggung. Wanita yang akrab disapa Niki itu sempat mengaku mengalami sakit di bagian tulang belakang dan menggunakan penyangga leher....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaRupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
KulinerRupiah melemah hingga menyentuh level Rp17. 527 per dolar AS pada perdagangan Kamis (14/5/2026) siang....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
KulinerM. Rizal Taufikurahman, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Indef, menyatakan meski ekonomi terlihat resilien, kondisi itu belum sepenuhnya mencerminkan fundamental yang kuat karena manfaat pertumbuhan belum dirasakan merata oleh kelas menengah dan sektor riil....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- LPSK Setuju Laporan Erin Eks Andre Taulany ke ART Tak Diproses
- Pemenang BRI Debit Barcelona Terbang ke Spotify Camp Nou
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
- IBC Mulai Produksi BESS Juli 2026 Dukung Target 100 GW
Artikel Terbaru
Profil Nico Paz, Wonderkid Argentina Incaran Piala Dunia 2026
Prabowo Minta Bea Cukai Dibersihkan, Ganti Dirjen
Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
MedcoEnergi Perkuat Investasi Jangka Panjang di Oman
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Pemenang BRI Debit Barcelona Terbang ke Spotify Camp Nou
Tautan Sahabat
- Ayu Ting Ting Digandeng Pria Diduga Politisi, Ini Reaksinya
- Ammar Zoni Kembali ke Nusakambangan, Aditya Zoni Bicara Asmara
- Alyssa Daguise Murka Nama Putrinya Jadi Candaan
- Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART, Singgung CCTV
- Al Ghazali Beri Pesan ke Suami soal Proses Persalinan
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
- Kenny Austin Deg-degan Jelang Amanda Manopo Melahirkan
- Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
- Menggambar Bahasa Emosi Anak, Orang Tua Jangan Menghakimi