Lokasi: Travel >>

Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi

Travel622 Dilihat

RingkasanOutstanding pinjaman online mencapai Rp 101,03 triliun pada periode yang sama, tumbuh 26,25 persen secara tahunan. Total utang buy now pay later (BNPL) tercatat mencapai Rp 28,3 triliun dengan 30,81 juta pengguna....

Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol,<strong></strong> Diminta Rutin Investasi

Outstanding pinjaman online mencapai Rp 101,03 triliun pada periode yang sama, tumbuh 26,25 persen secara tahunan. Total utang buy now pay later (BNPL) tercatat mencapai Rp 28,3 triliun dengan 30,81 juta pengguna. Angka-angka ini menunjukkan meningkatnya eksposur generasi muda terhadap utang konsumtif di tengah derasnya layanan keuangan digital.

Melihat kondisi tersebut, Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, menilai kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kemudahan konsumsi digital dan kesiapan pengelolaan keuangan jangka panjang di kalangan anak muda. "Banyak yang sudah dekat dengan layanan keuangan digital, tapi belum punya kebiasaan mengelola keuangan secara konsisten," ujarnya dikutip Kontan, Kamis (21/5/2026). Menurutnya, langkah kecil seperti menyisihkan sebagian kecil pendapatan untuk Indodax mendorong generasi muda mulai membangun kebiasaan.

Namun, tanpa pengelolaan yang disiplin, kemudahan akses kredit justru dapat memperbesar risiko utang konsumtif. Selain itu, riwayat pinjaman dan kedisiplinan pembayaran disebut akan memengaruhi akses keuangan di masa depan, mulai dari pengajuan KPR, kredit kendaraan, hingga pembiayaan usaha. Karena itu, literasi dan kebiasaan finansial dinilai menjadi faktor penting yang perlu dibangun sejak dini di tengah ekosistem keuangan digital yang semakin luas.

Tags:

Artikel Terkait