Lokasi: Bisnis >>
11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
Bisnis6586 Dilihat
RingkasanPolisi menyelamatkan 11 bayi dari sebuah rumah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (8/5/2026) pagi. Penyelamatan ini dilakukan setelah warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-mengonsumsi-air-susu-ibu-melalui-botol.jpg)
Polisi menyelamatkan 11 bayi dari sebuah rumah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (8/5/2026) pagi. Penyelamatan ini dilakukan setelah warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Petugas gabungan dari kepolisian, Panewu, dan Dinas Sosial mendatangi tempat kejadian dan menemukan bayi-bayi tersebut dalam satu rumah.
Sebanyak 11 bayi yang diselamatkan terdiri dari delapan laki-laki dan tiga perempuan. Polisi mengungkapkan bahwa mayoritas bayi tersebut diduga berasal dari luar daerah. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihak kepolisian masih mendalami asal-usul dan kondisi para bayi tersebut untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum.
Terkait dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) atau penelantaran anak, kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut. "Sampai saat ini kami belum menemukan indikasi ke arah perdagangan orang," ujar perwakilan kepolisian. Kasus ini terus diinvestigasi untuk memastikan keselamatan dan hak-hak para bayi yang diselamatkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/21a899970.html
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
BisnisHarga emas dengan kadar kemurnian 99,99 persen atau 24 karat hanya berlaku di kantor pelayanan Emas yang telah tersertifikasi secara global oleh London Bullion Market Association (LBMA). Sertifikasi ini memastikan bahwa setiap transaksi emas diakui oleh pasar internasional dan memiliki standar kualitas tertinggi....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
BisnisKeluarga korban kasus pembunuhan anggota TNI menyatakan kekecewaan terhadap tuntutan yang dibacakan oditur di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (18/5/2026). Edwin, perwakilan keluarga korban, mengungkapkan harapan agar ketiga terdakwa dihukum semaksimal mungkin....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaSerka M Nasir Dituntut 12 Tahun atas Kasus Pembunuhan Kacab Bank
BisnisSerka M Nasir dituntut hukuman lebih berat dibandingkan dua terdakwa lainnya dalam kasus pembunuhan dan pembuangan mayat di Bekasi. Oditur Militer menyatakan Serka Nasir tidak terbukti secara sah melakukan dakwaan pertama, tetapi terbukti bersalah melakukan pembunuhan secara bersama-sama dan menyembunyikan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian korban....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
- Menkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro soal Gelar Palsu
- Brigjen Arif Budiman Resmi Jabat Kapolda Maluku Utara
- Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, Vonis Chromebook Dibacakan
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar GCI ke TNI AU
Artikel Terbaru
Muhadjir Effendy Diperiksa KPK 2 Jam Kasus Haji
Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026 Lengkap Sejarah Makna
ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
Sidang Isbat Idul Adha 2026 Dipantau dari 88 Lokasi
Tautan Sahabat
- Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 hingga 27 Mei
- Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dibuka, Cek Syarat Jadwal
- Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Dimulai Akhir Mei
- Tata Cara Pra SPMB Banten 2026: Ajuan Akun Baru
- Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
- Pra Pendaftaran SPMB SMP SMA DKI 2026 Dibuka Besok
- SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
- SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
- Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 12 Kurikulum Merdeka