Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan6287 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mudt7lk5m.html
Artikel Terkait
Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
KesehatanPotion, boost memancing, tambahan coin, hingga item spesial premium menjadi hadiah yang paling dinantikan para penggemar game simulasi memancing Fish It. Fish It sendiri merupakan salah satu game populer di platform yang memungkinkan pemain menjelajahi berbagai lokasi pemancingan, menangkap beragam jenis ikan langka, mengoleksi perlengkapan memancing, hingga meningkatkan kemampuan karakter agar hasil tangkapan semakin maksimal....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
KesehatanDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
KesehatanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Tautan Sahabat
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- Netanyahu Kecam Ben Gvir soal Penyiksaan Aktivis Sumud Flotilla
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global