Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Teknologi6155 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/msrol4dhu.html
Artikel Terkait
Lelang Negara Sandra Dewi Ludes, Tas dan Perhiasan Terjual
TeknologiBPA Fair 2026 yang digelar Badan Pemulihan Aset (BPA) sukses menjual habis seluruh koleksi tas dan perhiasan hasil sitaan negara. Kuntadi selaku perwakilan BPA mengungkapkan rasa syukur atas ludesnya barang-barang tersebut saat ditemui wartawan di lokasi....
Baca SelengkapnyaPemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
TeknologiKementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menginisiasi penyusunan aturan standar kadar nikotin dan tar yang sangat rendah, sebuah kebijakan yang dinilai berpotensi memukul industri hasil tembakau nasional dari hulu hingga hilir. Rencana penerapan batasan ketat ini dikhawatirkan membuat varietas tembakau nasional yang secara alamiah memiliki kandungan nikotin tinggi tidak lagi terserap oleh produsen, sehingga mengancam keberlangsungan sektor pertembakauan secara keseluruhan....
Baca SelengkapnyaAplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital
TeknologiEkonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), M Rizal Taufikurahman, menilai penyesuaian skema bagi hasil aplikator seperti GoTo (Gojek) menjadi 92 persen untuk mitra pengemudi dan 8 persen untuk perusahaan sebagai bentuk adaptasi positif terhadap arahan pemerintah. Menurut Rizal, kebijakan tersebut mencerminkan upaya mencari titik tengah antara kepatuhan regulasi, peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi, dan keberlanjutan bisnis digital nasional....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Waspada Hujan Lebat di Buleleng dan Klungkung, Kamis
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- KCIC Tambah Jadwal Whoosh saat Libur Idul Adha 2026
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Polda Jambi Musnahkan Sabu 20 Kg dan Ekstasi Rp 26 Miliar
- Promo Indomaret Alfamart 21 Mei: Beras 5Kg Rp67.500
Artikel Terbaru
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
IHSG Anjlok, Investor Bereaksi Negatif ke Pernyataan Prabowo
Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
Rupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
Tautan Sahabat
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola