Lokasi: Teknologi >>
4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
Teknologi48243 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UPN-Veteran-Jawa-Timur-atau-UPN-Veteran-Jatim.jpg)
UPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor) ditujukan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh UPN "Veteran" Jatim. Sementara itu, Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT) diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur berdasarkan hasil tes komputer.
Ketiga jalur seleksi ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih metode penerimaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang akademik mereka. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UPN "Veteran" Jawa Timur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ms5hdkvp4.html
Artikel Terkait
Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
TeknologiBMKG mencatat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,6 terjadi pada 17 Mei 2026 pukul 22:15 WIB, dengan pusat gempa berada di koordinat 7. 53 Lintang Selatan dan 106....
Baca SelengkapnyaBPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
TeknologiBPOM mengambil langkah kehati-hatian dalam merespons usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mendorong pelarangan total vape di Indonesia. Sikap ini diambil setelah ditemukannya penyalahgunaan catridge vape sebagai alat konsumsi narkotika, namun BPOM menegaskan bahwa penyalahgunaan tersebut tidak ditemukan pada produk berpita cukai di toko-toko resmi, melainkan pada produk ilegal tanpa pita cukai....
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
TeknologiSifat senyap inilah yang membuat TBC berbahaya. Tidak sedikit penderita menganggap remeh batuk berkepanjangan hingga akhirnya baru mencari pertolongan saat kondisinya sudah memburuk dan disertai batuk darah....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Artikel Terbaru
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Tony Popovic Bawa Australia Lolos Piala Dunia 2026
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Tautan Sahabat
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil