Lokasi: Kuliner >>
Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Dimulai Akhir Mei
Kuliner15 Dilihat
RingkasanPendaftaran seleksi pertama jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, sementara jenjang SD berlangsung pada 8-19 Juni 2026. Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PERUNDUNGAN-DI-SEKOLAH-Suasana-SMPN-19-Kota-Tangerang-Selatan.jpg)
Pendaftaran seleksi pertama jenjang TK dibuka pada 25-26 Mei 2026, sementara jenjang SD berlangsung pada 8-19 Juni 2026. Informasi tersebut dikutip dari unggahan akun Instagram resmi @dikbudtangsel yang merilis jadwal lengkap SPMB TK, SD, dan SMP Negeri Tangsel 2026.
Rangkaian pendaftaran untuk jenjang SMP dijadwalkan menyusul setelah tahapan SD selesai. Masyarakat diimbau untuk mencermati setiap tanggal penting agar tidak terlewat dalam proses seleksi penerimaan peserta didik baru di wilayah Tangsel.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui website resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel. Calon peserta didik dan orang tua disarankan untuk selalu memantau pengumuman terbaru dari akun resmi @dikbudtangsel.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mpbic83b8.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
KulinerNdarboy Genk merilis lagu baru berjudul "SEKIP (Setia Kui Pekok)" pada 19 Mei 2026 bersamaan dengan peluncuran video musik resminya. Lagu ini merupakan kelanjutan cerita dari single sebelumnya "SIKEP" (Siap Kelangan Pengarep Arep) yang diciptakan langsung oleh Helarius Daru Indrajaya....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIndonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
KulinerKementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Indonesia saat ini kesulitan dalam menyukseskan program imunisasi nasional. Berdasarkan laporan global WHO dan UNICEF tahun 2024, Indonesia berada di peringkat keenam dunia untuk kategori jumlah anak yang sama sekali belum tersentuh imunisasi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
KulinerDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
Artikel Terbaru
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Tautan Sahabat
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- QRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Gas untuk Pupuk Nasional
- Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta