Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita4693 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mopqf4cvn.html
Artikel Terkait
Eva Manurung Bongkar Momen Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun
BeritaInara Rusli menjenguk Virgoun dan bayi laki-laki mereka yang baru lahir melalui proses persalinan caesar pada Kamis (14/5/2026) dengan nama Perfexio Muthmain Inara Rusli. Kedatangan Inara yang merupakan anak keempat pasangan ini berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan, menjadi sorotan karena hubungan keduanya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIHSG Ambles 2,55 Persen Usai Dibuka Menguat, Apa Sebabnya?
BeritaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke posisi 6. 366,49 pada awal perdagangan, naik dari posisi penutupan sebelumnya di 6....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKoperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
BeritaPemerintah terus mendorong koperasi Indonesia untuk memperluas akses pasar global melalui kegiatan business matching dengan Korea Selatan. Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM RI, Henra Saragih, menyatakan hal tersebut dalam acara business matching antara Koperasi Konsumen Kana dengan sejumlah calon mitra bisnis dan importir asal Korea Selatan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Ini Adalah Cinta Arsy Widianto Wijaya 80
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Pratama Arhan Go Public, Panggilan Sayang Terungkap
- BTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen
Artikel Terbaru
Ayu Azhari Lawan Normalisasi Kekerasan di Film Suamiku Lukaku
Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
Arbani Yasiz Kesal Syuting Sendirian di Film 402 Rumah Sakit
Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
Tautan Sahabat
- DPR Bentuk Badan Khusus Ekspor Cegah Kerugian SDA
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Biaya Logistik RI Tinggi, Bukan Hanya Soal Transportasi
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- BPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
- Ekonomi Kreatif Dorong Pertumbuhan Baru Berbasis Daerah
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta