Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis749 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mgrb3vk2n.html
Artikel Terkait
Spotify Luncurkan Party of the Years di Ultah ke-20
BisnisSpotify merilis fitur baru bertajuk "Spotify 20: Your Party of the Year(s)" pada 12 Mei 2026 sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-20 platform tersebut. Tidak seperti Spotify Wrapped yang hanya menampilkan kebiasaan mendengarkan musik selama satu tahun terakhir, fitur ini memperlihatkan perjalanan musik pengguna sejak pertama kali bergabung dengan layanan streaming tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
BisnisPakistan mengerahkan pasukan dalam jumlah besar ke Arab Saudi sejak awal April, langkah yang memicu kekhawatiran internasional karena dapat memperluas konflik terbuka di Timur Tengah. Pengerahan tersebut dinilai menunjukkan skala ancaman yang dihadapi kerajaan, meskipun belum ada kepastian apakah kapal perang ikut dikerahkan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaXi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
BisnisXi Jinping menegaskan bahwa kesalahan langkah terkait Taiwan bisa memicu bentrokan serius antara China dan Amerika Serikat dalam pembicaraan yang berlangsung lebih dari dua jam. Presiden China itu menyatakan “Masalah Taiwan” adalah isu terpenting dalam hubungan bilateral, dan “Kemerdekaan Taiwan” serta perdamaian lintas selat tidak dapat didamaikan seperti api dan air....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
Artikel Terbaru
Carlos Queiroz, Spesialis Piala Dunia Latih Ghana
Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
Tautan Sahabat
- Drone Alarm Picu Kepanikan Warga Lithuania Berlindung
- 3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Ratusan Warga Irlandia Protes Kematian Pria Kongo
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- Kongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz