Lokasi: Kesehatan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kesehatan312 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mfd94ymwk.html
Sebelumnya: Jadwal 8 Besar Piala Asia U17: Indonesia vs Vietnam.
Berikutnya: Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
Artikel Terkait
Kabar Pernikahan Mail dan Shella, Timnas Tanpa Pelatih
KesehatanPP PBVSI merilis daftar 16 pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) guna berlaga di ajang internasional, termasuk Dawuda Alaihimassalam, Raihan Rizky Attorif, Putra Bagus, dan Fauzan Nibras. Beberapa posisi menjadi sorotan, seperti comeback Nizar Zulfikar dan Doni Haryono, serta kemunculan Dawuda Alaihimassalam sebagai pelapis Rivan Nurmulki....
Baca SelengkapnyaPolisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
KesehatanSahroni meminta seluruh jajaran kepolisian bertindak tegas terhadap kejahatan jalanan yang semakin mengkhawatirkan. Ia menginstruksikan semua Polda segera mengerahkan anggotanya karena aksi begal sudah tidak pandang bulu, bahkan di kawasan ramai dan area elit perkotaan....
Baca SelengkapnyaLelang Harley Davidson Rajo Emirsyah Capai Rp87 Juta
KesehatanKepala BPA Kejaksaan Agung, Kuntadi mengungkapkan bahwa motor gede Harley Davidson menjadi barang paling diminati dalam lelang yang digelar saat ini. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti lelang tersebut, BPA Kejaksaan menetapkan uang jaminan sebesar Rp 10 juta yang wajib disetorkan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
Demokrat Terima Delegasi PAP, Bahas Peran Politik Wanita
Prabowo Tak Pakai Dolar, Desa Paling Rentan Rupiah Melemah
Cak Imin: Pelaku Kekerasan Seksual Pesantren Berkedok Kiai
FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
Tautan Sahabat
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan