Lokasi: Properti >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Properti41458 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/m3gncjeni.html
Artikel Terkait
Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
PropertiPresiden Federasi Sepak Bola Iran menyampaikan kepastian partisipasi timnya di Piala Dunia 2026 dengan mengajukan sekitar 10 tuntutan khusus kepada negara tuan rumah dan FIFA. "Namun tuan rumah Piala Dunia harus mendengar permintaan khusus kami," sambungnya....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
PropertiBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
PropertiFase pergerakan jemaah menuju Armuzna menjadi tahapan paling krusial dalam penyelenggaraan haji tahun ini, demikian disampaikan Singgih kepada wartawan, Minggu (17/5/2026). Singgih menilai potensi kepadatan jemaah dan cuaca ekstrem harus diantisipasi secara serius demi menjamin keselamatan jemaah, terutama bagi jamaah lanjut usia dan berisiko tinggi....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Megawati Hangestri Gabung, Hyundai Hillstate Makin Ganas
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Artikel Terbaru
Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Tautan Sahabat
- Harta Menteri Terkaya Kedua Kabinet Prabowo Naik Rp500 M
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Prakiraan Cuaca BMKG: Mimika dan Paniai Hujan Ringan
- 3 Juri Lomba 4 Pilar MPR Dinonaktifkan, Ini Profilnya
- Menlu Minta Doa, Akses ke 9 WNI Ditahan Israel Terkendala
- Mantan ART Erin Taulany Cerita Dipukul dan Ditendang Majikan
- Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
- Dokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
- Prabowo Disambut Puan di DPR Bahas Ekonomi dan Fiskal
- Cuti Bersama Idul Adha 2026 Tentukan oleh SKB 3 Menteri