Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita694 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/les964ank.html
Sebelumnya: Messi Mungkin Tak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
Berikutnya: Brandon Salim Nikmati Syuting Film Sekawan Limo 2
Artikel Terkait
Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
BeritaCipto Waluyo melaporkan atap ruang kelas 7 di sekolahnya roboh pada Selasa (12/5/2026) pukul 07. 30 WIB saat siswa mengikuti pelajaran Bahasa Inggris....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Beritadr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
BeritaIDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Prakiraan Cuaca Flores: Dominan Berawan, Potensi Hujan Hari Ini
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Artikel Terbaru
Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Tautan Sahabat
- Julian Quinones Bikin Pusing Meksiko, Ronaldo Kalah Gacor
- Tuchel Coret Maguire dari Skuad Inggris Piala Dunia 2026
- Harry Kane Targetkan Juara Piala Dunia 2026
- Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
- Taisei Marukawa Beri Kode Siap Dinaturalisasi untuk Timnas
- Jakmania Kecewa Musim Ini, Harap Persija Juara Tahun Depan
- Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih
- Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
- Hasil Aston Villa Tentukan Jatah Liga Champions Inggris
- Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda