Lokasi: Gaya Hidup >>
Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
Gaya Hidup5474 Dilihat
RingkasanCipto Waluyo melaporkan atap ruang kelas 7 di sekolahnya roboh pada Selasa (12/5/2026) pukul 07. 30 WIB saat siswa mengikuti pelajaran Bahasa Inggris....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Atap-kelas-MTs-Muhammadiyah-4-Sambungmacan-Sragen-roboh.jpg)
Cipto Waluyo melaporkan atap ruang kelas 7 di sekolahnya roboh pada Selasa (12/5/2026) pukul 07.30 WIB saat siswa mengikuti pelajaran Bahasa Inggris. Peristiwa itu terjadi sekitar satu jam setelah kegiatan belajar mengajar dimulai.
Akibat insiden tersebut, 7 orang dilarikan ke rumah sakit, terdiri dari 6 siswa dan 1 guru. Para korban yang mengalami luka langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara kegiatan belajar tatap muka. Cipto menambahkan bahwa prioritas utama saat ini adalah pemulihan korban dan evaluasi keamanan bangunan sekolah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/39d899952.html
Artikel Terkait
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
Gaya HidupRanty Maria dan Rayn Wijaya menggelar pernikahan secara intim di Bali yang hanya dihadiri keluarga dan sahabat terdekat. Empat bulan setelah resmi menikah, pasangan yang berpacaran sejak 2021 itu mengaku tidak menunda untuk segera memiliki momongan....
Baca SelengkapnyaNiat Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha Lengkap
Gaya HidupRasulullah SAW tidak pernah meninggalkan empat amalan utama selama hidupnya, sebagaimana diriwayatkan oleh Hafshah RA. Keempat amalan tersebut menjadi teladan penting bagi umat Muslim, terutama dalam menyambut bulan Dzulhijjah....
Baca Selengkapnya5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
Gaya HidupTidak sedikit yang menganggap guru BK hanyalah “polisi sekolah” yang bertugas merazia rambut panjang, menyita handphone, atau menghukum siswa terlambat. Bagi kamu yang punya empati tinggi, suka mendengarkan cerita orang lain, dan tertarik dengan dunia psikologi, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental saat ini terus meningkat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Pemberi Suap Ombudsman Dijemput Paksa Kaget Ditangkap
- Noel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
- MPR Nonaktifkan Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
Artikel Terbaru
Ferry Latuhihin Ramal Dolar Rp25 Ribu, Minta Menkeu Diganti
Prabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar GCI ke TNI AU
Novel Baswedan: Sebut Serangan Andrie Yunus Kenakalan, Apa-apaan?
Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026 Lengkap Sejarah Makna
Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
SMAN 1 Pontianak Minta Maaf, Tolak Final LCC MPR
Tautan Sahabat
- Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
- Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
- Satpam Surabaya Tewas Dibunuh Rekan Kerja
- Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
- Polisi Deky Jonatan Diduga Minta Uang Puluhan Juta
- Oknum Anggota DPRD Temanggung Aniaya Wanita di Karaoke
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Patricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar