Lokasi: Kesehatan >>

UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026

Kesehatan75158 Dilihat

RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....

UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.

Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.

UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.

Tags:

Artikel Terkait

  • Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Kalbar Diminta Diulang

    Kesehatan

    Komisi X DPR RI mendesak panitia mengulang perlombaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat menyusul viralnya dugaan ketidakadilan dewan juri yang merugikan salah satu sekolah. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan perlombaan harus diulang untuk memastikan proses pencarian pemenang berjalan secara adil dan kompetitif....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya
  • Prabowo: Kopdes Merah Putih Ciptakan 18 Ribu Lapangan Kerja

    Kesehatan

    Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis telah membuka 1,2 juta lapangan kerja baru di seluruh Indonesia. Pidato tersebut disampaikan di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Merah Putih, ketua umum partai politik, dan pimpinan lembaga tinggi negara....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya
  • MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur

    Kesehatan

    Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menilai penutupan seluruh perlintasan sebidang secara serentak ideal dari sisi keselamatan, tetapi secara teknis dan sosial akan menimbulkan hambatan kompleks. Djoko selaku Dewan Penasihat MTI menyatakan dampak pertama yang muncul ialah peningkatan beban lalu lintas di jalan raya akibat perpindahan arus kendaraan ke ruas lain....

    Kesehatan

    Baca Selengkapnya