Lokasi: Hikmah >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Hikmah29738 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kp7ic8dng.html
Artikel Terkait
Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
HikmahSimon membantah tudingan bahwa mantan istri Ruben Onsu melakukan praktik pesugihan setelah video kunjungannya ke Gunung Kawi viral. Dalam jumpa pers pada Senin (18/5/2026), pihaknya menanggapi pemberitaan yang menyebut nama kliennya terkait pesugihan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaWagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Gara-Gara Tagihan Hotel
HikmahDari dugaan korupsi, penyalahgunaan wewenang, hingga penipuan, deretan perkara yang menjerat pejabat daerah menunjukkan persoalan integritas di pemerintahan belum sepenuhnya terselesaikan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah gubernur, bupati, hingga wali kota harus berhadapan dengan aparat penegak hukum di tengah masa kepemimpinannya....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDemo Massa Desak Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Mundur
HikmahSekitar 600 orang peserta aksi Gerakan 215 mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat serta membawa mobil komando. Setibanya di lokasi, massa beristirahat dan melaksanakan salat sebelum melanjutkan orasi politik di depan kantor gubernur....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
- Bendahara Desa Serang Bawa Kabur Dana Rp1 M
- Wanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
- Pemkab Dogiyai Temukan Kebocoran Anggaran Rp 3,7 Miliar
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Pelaku Pembakaran Mobil Kades Terancam 9 Tahun Penjara
Artikel Terbaru
Pelatih Spanyol Jamin Bintang Barcelona Masuk Skuad Piala Dunia
Motif Pembunuhan Karyawan Cuci Motor Badung Terungkap
Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
Letjen Richard Tampubolon Tinjau Rekonstruksi Pascabencana Tapteng-Tapsel
Tautan Sahabat
- Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
- Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
- Kejagung Tangkap Pemberi Suap ke Ketua Ombudsman Nonaktif
- Kualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
- Penegakan Hukum Profesional Berkeadilan Diingatkan Anggota DPR
- Pimpinan DPR Soroti Derita Guru Akibat Implementasi Daerah
- Masinis Argo Diperintahkan Rem Dikit-dikit Sebelum Tabrakan
- Surya Paloh Tiba 20 Menit Lebih Awal dari Prabowo-Gibran
- Hukum Kurban Anak Kambing dan Sapi Idul Adha
- Menbud Fadli Zon Rancang Logo Warisan Budaya Tak Benda